SANTAI bersama MURALANG JR.

Hidupini Seperti Roda Yang Berputar Dan Dalam Perjalanan Hidupku Kini Aku Belari..!! Andai Kata Satu Hari Nanti Saya Tersungkur Ketika Saya Berlari Di Saat Ini, Saya Pasti Akan Berlari Semula Bila Saya Bangkit Kembali…!!

kinorikatan nu

email : rozanz76@tm.net.my

Kanapa bah ni Begaraya saja yang kamu kasi… yang tukang Pangkah ini tiada…!!

ISU TANAH LAGI…!!

Hari ini saya sempat makan tengah hari dan minum Japanese tea bersama seorang Doctor sambil bertukar2 pendapat, isu yg menjadi pilihan kami adalah isu tanah di sekitar Tandek khususnya di kawasan masyarakat kimaragang. Saya diberitahu yg ada diantara tanah2 disekitar N5 sudah menjalani proses penyukatan dan ada “Batu” penanda, namun sehingga sekarang permohonan geran masih tiada kesudahan. Begitu juga halnya di kampung saya (Talantang), 23 tahun dahulu satu usaha orang2 kampungku untuk mengerankan tanah mereka telah dilakukan secara bersama dgn kerja sama dari jabatan tanah & ukur Kudat (saya memuji usaha orang kampung ada yg derma beras, wang & sebagainya, aruah nenek saya potong kerbau lagi) apa yg jadi persoalan ialah dimanakah ketulusan dari pihak kerajaan , mengapa sehingga kini tiada status sah untuk tanah2 kami, mengapa geran gagal di keluarkan ? jika dikatakan orang kampug tidak “followup” itu tidak benar, ibu saya sendiri sudah beribu kali turun naik pejabat sama ada k.k, Kudat mahupun K.marudu, dari pengarah tanah yg sudah pencen mahupun yg sekarang, dari bengunan lama dulu ke bangunan yg baru sekarang hasilnya tetap sama.

~masyarakat kampung saya khususnya ditipu dan seolah2 ada pihak atasan yg mengambil kesempatan keatas orang2 kampung…

2 comments:

  1. Anonymous said...
     

    I have heard these issues concerning the the land applications for ages (especially when I was still residing in Kg. Longob, Tandek my partenal village) - even up to now - and eventually it has been regarded as the very classic issue revolving around our community's concerns.As a matter of fact, and actually this is based upon my own personal observation - our community is actually has long been heavily exploited by certain quaters - and to worsen the scenario, there were several "Cunning Foxes" among our own people who collaborated with those "culprits" to claim our lands out of their greediness. This should, to some extent be the major concern to be tackled by our our supposedly "Leaders"...Harap2 la kio

    Terpaksa pakai profile "anonymous" abis computer illiterate ba...he..he...
    Carl Martin Albert @ Mart
    Tambunan

  2. AragangTandik said...
     

    Waro dati tulun manakau doton do tiayanan. Bah kah pandai2 la kamurang jaga kampung kita keee.

Post a Comment